Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Puisi Anak Rimba

Orang rimba adalah salah satu suku bangsa Minoritas yang hidup di dalam rimba atau pada pulau, Dan mereka mayoritas hidup pada propinsi dan bersuku-suku yang berbeda-beda. Menurut tradisi lisan suku anak dalam merupakan orang maalau sesat yang lari ke hutan rimba di sekitar air hitam, Taman nasional bukit duabelas dan mereka kemudian mereka berasal dari pagaruyung. Yang mengungsi ke jambi. Dan ini di perkuat kenyataan adat suku anak dalam yang punya kesamaan bahasa dan adat dengan suku minangkabau yang seperti sistem Matrilineal. Nah berikut ini saya share buat anda spesial tentunya Kumpulan Puisi Anak Rimba.

 Anak Rimba


Puisi Rimbaku Kebanggaan Bangsaku

Mengalun merdu tiupan bayu
Membawakan pesan berbisik lirih
Menyelinap lembut anak telinga
Menggugah hati sanubari

Rimbaku kebanggaan bangsaku
Menopang kehidupan alam semesta
Dari si miskin di tepian sana
Hingga sang si kaya bertengger di dalam kota

Selimut hijau beruntai manikam
Belantara rimba kini sangat berduka
Salah... Siapakah yang bersalah
Cita dan duka membangkitkan cinta

Lahanku teriris
Rimbaku tercabik
Dan pesonamu mulai meredup
Diantara tangis satwa

Bayu tetap semelir mengalun
Membawakan simponi alam
Membisikan kata pujangga
Esok hari.. di manaku berpijak lagi

Puisi Anak Rimba Berdiri Di Atap Langit

Berjalan dan berlari di antara gunung dan lembah
Sampaikan salam rindu yang tersimpan dalam hati
Berjuta lembar kenangan di antara embun dan daun hijau
Sampaikan rasa cinta kepada kabut dan badai

Fajar menyibak dingin mengubah hari
Di temani hijau yang yang tercurah di langit
Berdiri di antara awan yang menari
Berdiri teguh memandang sang mentari

Gunung terjal telahku lewati
Bukit tandus telah ku datangi
Panas terbakar dalam perjalanan
Dingin menusuk dalam perhentian

Kini aku berdiri di atap langit
Bersama sahabat setia di hati
Dalam perimbaan yang tiada hentinya
Dalam pencarian jati diri yang sejati

Aku kan membawamu ketempat yang penuh dengan janji
Dengan semangat jiwa dan raga yang berkobar di hati
Jangan pernah mundur dan surutkan langkahmu
Di depan sana ada tempat yang telah lama kau cari

Aku kan selalu berjanji untuk selalu menemanimu
Menemukan sebuah pengalaman sejati untuk jiwamu
Kerinduan dalam mencari arti hidup yang sejati
Gunung tinggi telah menanti... menunggu kita yang berlari

Puisi Anak Rimba Anak Gunung

Sepasang mata burung awasi kami dari gunung
Sesaat lenyap melekat pada kulit-kulit kayu yang murung
Dan langit berubah warna
Warna api dan Asap-asap mimpi

Sepasang batu kali dari mata air kami jadikan kalung
Sesaat bening terkena air mata penjaga hujan yang mati bertarung
Dan tanah berubah dingin
Dingin kabut dan Matras-matras butut

Malam ini kami berbicara
Melingkar membakar lelah untuk di jadikan bara
Malam ini kami penuh dahaga
Berbaring mengecap titik-titik air langit yang berjelaga

Biarkan kami habiskan malam
Beersama pekat dan Bintang-bintang malam
Biarkan juga kami bercengkrama bersama alam
Bersama lagu dan pohon-pohon yang tudur lelap

Puisi Anak Rimba Pedalaman

Kami anak negri pedalaman seribu pulau
Yang tumbuh di tengah rimba pedalaman
Dimana semua keramaian tidak kami rasakan
Tetapi kami bersyukur karena ada kedamaian

Kami anak negri rimba pedalaman
Yang tumbuh karena tempaan alam
Di mana semua kerusuhan bisa kami singkirkan
Saat budi pekerti kami pertahankan

Kami anak suku berantara
Yang tumbuh karena kepolosan dan keluguan
Di mana semua kebohongan menjadi musuh bubuyutan
Dan kejujuran menjadi kawan seperjuangan

Kami anak gugusan pergunungan
Di mana kemiskinan adalah hiasan hidup
Tapi kami iklas, Karena kami tak menerima suapan
Dan kami bangga kerena kami anak rimba pedalaman

Puisi Anak Rimba Kelana Merimba

Anak-anak kelana merimba
Di hutan belantara yang jauh dari keramaian
Di besarkan dalam buayan kasih dan sayang
Suci nan murni
Jejak takkan hilang anak rimba tahu jalan pulang

Mereka juga butuh pengajaran secara utuh
Layak nya kita di sini
Menikmati manisnya ilmu

Anak-anak kelana merimba
Di hutan belantara yang jauh dari keramaian
Jejak takkan hilang Anak-anak rimba tahu jalan Pulang

Puisi by http://apresiasipuisi.multiply.com/


Di saksikan ketika saya dalam perjalanan di bangka belitung dan Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Anak Rimba ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/03/kumpulan-puisi-anak-rimba.html 

Kumpulan Puisi Untuk Ibu

Ibu adalah orang tua perempuan dari seorang anak, Baik melalui hubungan biologis juga sosial. Pada umumnya ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, Dan panggilan ibu dapat di berikan untuk perempuan yang bukan orang tua kandung (Biologis) Dari seseorang yang mengisi peranan tersebut. Contohnya, Adalah pada orang tua Angkat. Karena adopsi Atau ibu tiri / Istri ayah biologis anak. Nah berikut ini spesial buat anda Kumpulan Puisi Untuk Ibu.

 Puisi Untuk Ibu
 
Cahaya Cintamu

Ibuku sayang..
Cintamu adalah cahaya yang menyinari
Setiab kegelapan di dunia fana ini
Kehadiranmu begitu berharga
Bermakna dan berarti

Ibuku sayang...
Tiada hari yang ku jalani
Tampa sedetikpun tak mengingatmu
Mengingat segala pengorbananmu
Yang telah merawatku
Yang tak bosan menasehatiku
Dan tak henti menyayangiku sepanjang usiamu

Terimakasih ibu..
Telah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini
Dengan senyum manismu yang menguatkan batinku
Terimakasih ibuku sayang..
Yang telah menjagaku hingga kini
Terimakasih ibu..
Engkau selalu ada untukku

Ibuku yang baik..
Maafkan aku, Jika pernah aku melukai perasaanmu
Ibu maafkan aku, Aku yang selalu mengecewakanmu
Maafkan aku, Anakmu ini

Ibu, cahaya cintamu selalu ku nanti
Bahkan hingga aku mati
Dan cintamu kan tetap bersinar di hati
Kekal dan abadi 
(Puisi by Agus Suarsono)

Untuk Ibuku Tercinta Dan semua ibu Di Muka Bumi Ini

Suratanmu tuhan..
Atas takdir seorang ibu
Yang mengandungku tuk sembilan bulan
Yang melahirkanku dengan derita
Nyawanya ia pertaruhkan
Demi aku yang lemah tak berdaya

Maafkanku ibu..
Jika hanya tangis yang dapat ku berikan untukmu
Ketika pertamakali, engkau hadirkan aku di dunia
Maafkanku ibu..
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam
Karena aku yang merengek kehausan

Maafkan ku ibu..
Anakmu ini, Yang hanya bisa mengadu dan meminta
Dan kau selalu memberi tampa mengharapkan imbalan jasa

Tuhan..
Berdosa diriku ini
Aku yang selalu merepotkan ibu
Seorang wanita yang bijaksana yang membesarkanku
Yang mengajariku tentang arti kehidupan
Dan ibu yang senantiasa menjagaku tampa lelah
Dan takkan pernah menyerah
(Puisi by Agus Suarsono) 

Untuk Ibuku Tercinta

Ku ingin..
Menghirup udara yang engkau hirup
Melangkah..
Di tempatmu melangkah
Berteduh...
Di Tempatmu berteduh
Dan terlelap di atas pangkuanmu
(Puisi by Agus Suarsono) 

Jangan Buang Waktuku

Terlalu lama aku menunggu
Ungkapan isi hatiku
Namun kau tak pernah mau tahu
Kau hanya diam membisu
Jika memang kau tak cinta aku
Janganlah buang waktuku

Lelah ku ikuti inginmu
Tapi kau tak peduli dengan perasaanku
Ku tak mau terus mengalah
Lebih baik aku menyerah

Ku tau cinta tak bisa di paksa
Tapi mengapa kau tak jujur saja
Dari awal kita bersama
Jika memang di hatimu tak pernah ada rasa
untuk aku yang mencoba untuk setia
Sakit rasanya...
Jika cinta tak berbalas cinta
(Puisi by dafit)

Ada Engkau Ibu

Ada engkau ibu...
Dalam gigil yang mengikis

Ada engkau ibu...
Mendekap hangat hati
Dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai

Ada engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
Meski hatimu sengsara
Ada tawa yang selalu
Mekar di wajahmu

Ada kasih lewat belaiyanmu
Aku percaya..
Dan aku bahagia
(Puisi by Marihot Nainggolan)

Pulanglah ibu

Tubuhmu kaku..
Matamu kaku
Mulutmu membisu
Nafasmu terhenti sudah

Aku tahu...
Ibu telah pergi ke alam sana
Yang tak pernah ada dalam bayanganku
Juga ku dengar bisikan

Ooh ibu....
Tak lama ibu telah terkubur di tanah merah
Hanya sendiri...
Dukaku ibu pasti tahu menjalar sekujur tubuh
Biarlah ibu, Pulanglah dengan tenang
(Puisi by Laili Nurul H)

Puisi Seorang Anak Untuk Ibu

Aku berangkat sekarang Untuk membantai lawan
Untuk berjuang dalam pertempuran
Aku berangkat ibu, dengarlah aku pergi
Doakanlah aku berhasil

Sayapku sudah tumbuh, Aku ingin terbang
Merebut kemenangan di manapun adanya
Aku akan pergi ibu, Janganlah menangis
Biar ku cari jalanku sendiri

Aku ingin melihat, Menyentuh, Dan mendengar 
Meskipun berbahaya dan ada rasa takut
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata
Biar ku utarakan pikiranku

Aku pergi mencari duniaku, Dan Cita-citaku
Memahat tempatku, Menjahit kainku
Ingatlah, Saat aku melayari sungaiku
Aku mencintaimu, Di sepanjang jalanku

Ibu

Aku begitu mencintaimu, Aku begitu merindukanmu
Engkau begitu indah dan sempurna di mataku

Pengorbananmu, begitu tulus hingga aku sulit untuk membalasnya
Doaku selaluku panjatkan untukmu
Kasih sayangmu begitu besar

Pelukanmu begitu hangat, Hingga aku selalu terjaga dalam tidurku...
Ibu, Ibu, Aku merindukanmu, Apakah engkau mendengar jeritan ini 
Jeritan anakmu yang merindukanmu
Ibu berikan ketegaran untuk Anakmu ini
Agar anakmu ini bisa terus terssenyum
Seperti senyumanmu Yang tulus
 
Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Untuk Ibu ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/02/kumpulan-puisi-untuk-ibu.html

Puisi Pahlawan Terbaru

Pahlawan adalah yang dari pada dirinya yang menghasilkan buah phala yang sangat berkualitas untuk bangsa dan negara juga agama. pahlawan adalah seorang yang menonjol karena keberanianya dan pengorbanan dalam membela kebenaran.Berikut di bawah ini adalah sekumpulan Puisi pahlawan terbaru.


Semangat Pahlawan

Ku lihat engkau di sana Pahlawan
Tak menyerah patah arang
Tak gentar medan kau lawan
Bersorak sorai tanda kemenangan

Letih raga kau rasa
Jatuh tanda tak kalah
Di sini ku berdo'a
Bangkit hadapi menyerang lawan

Tak dengar caci mereka
Berjalan tuhan akan berkata
Hamba bersujut berharap
Mentari senyum tanda melawan

Ku lihat engkau di sana Pahlawan ku
Walau tulang tak lagi menyatu
Tapi jiwa berkata beda
Semangat maju takkan mundur

Kini mimpi telah usai
Tapi cita takkan berhenti
Perjalanan hidup panjang di sini
Semangat pahlawan Tetap abadi

Untuk Pahlawan Negriku

Untuk negriku
Hancur lebur tulang belulangku
Berlumur darah sekujur tubuhku
Bermandi keringat penyejuk hati

Ku rela demi tanah air negriku
Sangsaka merah berani
Putih suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran menganjungkan do'a
Untuk pahlawan negriku
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu bisa kulihat
Hanya jasamu bisa ku kenang
Tubuhmu hancur hilang entah kemana
Demi darahmu..
Demi tulangmu.....
Aku perjuangkan negriku ini,. Indonesia ku

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Puisi Pahlawan Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/02/puisi-pahlawan-terbaru.html

Kumpulan Puisi Nelayan Terbaru

Nelayan adalah istilah bagi Orang-orang yang sehari harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainya yang hidup di dasar. kolom maupun permukaan perairan. Perairan yang menjadi daerah aktivitas nelayan ini dapat merupakan perairan tawar, payau maupun laut.


Di negara negara berkembang seperti di asia tenggara juga di afrika. Masih banyak nelayan yang menggunakan peralatan yang sederhana dalam menangkap ikan. Nelayan-nelayan di negara maju pun masih menggunakan peralatan Modern juga kapal yang besar dengan melenglapi peralatan canggih. yuk lansung saja kita ke inti artikel dengan Kumpulan Puisi Nelayan Terbaru seperti berikut ini.

Untuk Seorang Nelayan

Berlari dalam gelisah, Menerjang badai
Kau tahu harapan belum sirna
Sempatkah kau menatap awan lagi
Tak kala debur ombak masih meneriakkan asa

Kau bertarung bersama tentara tentara kecil, sedang dan besar
Basah kuyup tertempa laut asin
Menyatu dengan peluh dan rintih

Berdiri sendiri
Di bawah layar terkembang
Wahai samudra kaulah tinta bagi hidupnya
Ceritakanlah kembali Hari-harinya dalam sonata yang indah

Dalam simponi ombak-ombak yang meliuk kesana kemari
Kau pentaskan sebuah panggung abadi
Sungguh..
Aku tak sabar menunggunya
Tak lupa pula lengkungan senyumnya
Berjalan sabar menyisir teluk senja
Saat matahari beristirahat sejenak dari pekerjaanya

Siapakah namamu sebenarnya
Bermain dengan dadu tuhan di neraka dunia
Tempat yang dalam sedalam gubuk hades
Dan tempat yang gelap, Segelap hati yang tidak tenang

Telah kubaca ceritamu
Telah kulukis kisahmu
Samudrapun kehabisan tinta untuk merangkumkan hidup mu
Kini kusdari
Hidup tak selalu semanis madu
Terkadang se Asin ombak laut yang menerjam batu.

Nelayan

Rakit berayun sopan
Di iringi perahu papan
Dengan nahkoda berpakaian hitam
Membela laut menuju harapan

Hujan dan panas menjadi teman yang setia
Gelombang dan angin menjadi hiburan
Demi harapan yang bertumpuk
Mendapatkan ikan dan udang
Demi anak istri yang menanti

Nelayan....
Menjalani kerja dengan ikhlas
Membantu para konglomerat mengisi perut
Tak pernah brontak dan protes
Dengan nasib yang tak kunjung membaik
Di sertai hidup yang Pas-pasan.

Nelayan Tua

Angin laut berhembus lembut
Bersenandung kecil
Menandaskan kisah
Keluh kesah mencari nafkah
Yang berjuang tampa mengharap sedekah

Menerjang ombak menantang maut
Demi mendapat sekeranjang harta
Harta amis yang sangat berharga
Sebagai penyambung nyawa keluarga

Yang setia di peraduan
Senantiasa menunggu dan berdo'a
Untuk keselamatan dan kelancaran
Demi mereka kau rela bertaruh nyawa

Mengharap semuanya
Senyum ikhlas membuat mu bahagia
Nelayan Tua sang penakluk lautan.

Sang Nelayan Pencari Nafkah

Hamparan putih pasir pantai
Menyengat tapak kaki tak beralas
Nyiur lambaian kelapa menyapa
Sang pencari nafkah bergegas kelaut luas
Di sambut ombak yang berkejar menerjang sampan
Kokoh tekat sang pencari nafkah
Perduli ombak dan karang menantng
Demi ibadah yang berkah

Sobatku sang nelayan pencari nafkah
Berguruku pada semangat mu
Berkacaku pada tekad ibadahmu
Sekecil apapun hasil
Engkau terima tampa keluh
Engkau nikmati dan syukuri

Banggaku menyambutmu guru
Guru dalam kehidupan
Mengais nafkah yang berkah
Tampa perlu mengemis apalagi berbuat bengis
Engkaulah yang mengerti Arti berkah dari Nafkah

Nelayan Tak Lagi Mengeluh

Bergulung ombak dengan keras
Memecah batu karang di batas
Biarkah buih mengalir lepas
Menuju laut luas

Disini aku berdiri tegak
Tiada malsut untuk bergalak
Ku hanya ikut semarak
Riuh tawa nelayan kelak

Ikan Cumi-cumi, lepiting dan udang
Selalu turut ikut mengundang
Di santap saat bersuka dan berdendang
Itulah hasil lautku yang segudang

Nelayan tak lagi mengeluh
Walau kian sulit melempar sauh
Tak terhitung mengalir peluh
BBM Tetap melambung jauh

Cintaku tak pernah cukup
Melihat nelayan tanganya menangkup
Hanya angin yang tergantang
Lepas bersama kabut yang menantang

Tuhan pemilik kehidupan
Jangan kau hembuskan badai topan
Karena mereka nyaris tak makan
Tak tahu kemana membangun harapan.

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Nelayan Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-nelayan-terbaru.html

Kumpulan Puisi Untuk Ayah Terbaru

Memberikan sebuah puisi untuk seorang ayah atau bapak adalah suatu yang merupakan wujut kasih sayang seorang anak terhadap ayahnya. Memang posisi ayah memang sedikit tergeser di hati anak di banding dengan posisi seorang ibu. Mungkin di karenakan ayah yang selalu sibuk mencari nafkah untuk keluarga sehingga komunikasi anak kepada ayah sehingga menjadi agak rengggang. Hanya sebatas saja apabila seorang ayah telah pulang pada malam hari.

Akan tetapi Tahukah kamu jika seorang ayah akan tetap menjadi panutan terbaikmu. Singkirkan dahulu pemikiran yang kurang dekat tadi, seorang ayah memang jarang berbicara lebih dekat atau terbuka, Dalam pemikiranya anaknya kelak tidak menjadi seorang pecundang, akan tetapi bisa kokoh bagai karang. Mungkin ayah menjadi orang yang pertama yang mengatakan tidak pada saat kamu meminta di belikan sesuatu keperluan anda.


Akan tetapi ayah hanya ingin mendidik kamu untuk bisa menjadi seorang pribadi yang bisa memilih Prioritas dalam hidup. Wujud cinta kasih seorang ayah kepada anak atau sebaliknya sudah pasti, Bentuk kasih sayang anak terhadap ayah mungkin bisa di wujutkan dengan berbagai hal, Salah satunya dengan memberikan ayah suatu puisi di saat beliau sedang Letih-letihnya pulang bekerja. Jelas ini akan menjadi sebuah Motivasi dalam dirinya dan pasti dia akan mencintai kita yang lebih besar lagi. Kumpulan Puisi Untuk Ayah Terbaru berikut di bawah ini.

Getar Malam Rinduku

Ingin ku gali gundukan itu
Dan mencabut papan nama setiap dukaku
Biarlah nafasku memeluk tentang mu
Puisi-puisi gelap menimang ku

Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelah ku
Nyanyi cerita tentang dahaga merindu
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap

Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu
Getar yang memancar melahirkan syair
Bak pujangga berlagu
Ini untukmu, Itu buatmu, Dan do'a sebagai baktiku
Miss you Ayah
Puisi Oleh (Eko Putra Ngudidaharjo)

Aku Cinta Ayah

Telah rapuh Tulang-tulangmu
Yang dahulu kau gunakan
Untuk memberikan kami sesuap nasi
Untuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarga

Kini... Kau berdaya lagi melakukan semuanya
Kini... Kau hanya mampu memberikan kami nasehat
Kini... Kau hanya mampu mengucapkan do'a yang lurus untuk kami
Untuk... anak yang telah kau besarkan dengan kerja kerasmu

Ayah....
Air mata ini tak mampu membalas semuanya
Semua yang kau lakukan untuk hidup kami
Semua yang kau berikan kepada kami

Ayah...
Kasih sayangmu takkan mampu tergantikan orang lain
Perhatian yang kau berikan kepada kami takkan pernah kami lupakan
Walaupun terkadang kami tidak mengindahkan semua yang kau berikan
Terkadang kami tak pernah menghargai semua yang kau berikan

Ayah....
Kini kamilah yang harus melakukan semuanya
Kamilah yang harus membalas semuanya
Kamilah yang harus memperhatikan mu

Ayah....
Izinkanlah kami menjadi anak yang berbakti kepadamu
Anak yang tak melupakan kasih sayang mu
Izinkanlah kami tuk membahagiakanmu

Ayah...
Meskipun kami sadar
Itu semua tidak bisa membayar semua yang telah kau berikan
Dan kami sadar, Nyawapun tak mampu membalas semuanya

Terimakasih Ayah
Kini kami menjadi orang yang mampu berdiri
Kini kami mampu menjadi orang yang mandiri
Kini kami mampu menapaki hidup dengan do'a dan kasih sayangmu
Aku mencintaimu Ayah.

Ayah
Di setiap tetes keringatmu
Di derai lelah nafasmu
Di penuhi kasih sayang yang luar biasa.

Ayah Segalanya Untukku

Ayah...
Beribu kata telah kau ucapkan
Beribu cinta tlah kau berikan
Beribu kasih tlah kau berikan
Hanya untuk anak mu

Ayah...
Kau ajarkan ku tentang kebaikan
Kau tunjukanku tentang arti cinta
Kau jelaskanku tentang makna kehidupan
Dan kau mendidikku dengan sungguh kasih sayang

Ayah...
Betapa mulianya hati mu
Kau korbankan segalanya demi anak mu
Kau banting tulang hanya untuk anak mu

Kini ku berjanji tuk semua kerja keras hanya untuk mu
Ku berjanji tuk semua kasih sayang mu
Dan ku berjanji untuk ketulusan hati mu
Bahwa aku akan selalu menjaga mu
Aku akan selalu menyayangimu hingga akhir hidup ku
Terimakasih ayah untuk semua kasih sayang mu
Puisi Oleh (Clara)

Kerinduan

Ayah di mana engkau berada
Di sini aku merindukan mu
Mengiginkan untuk bertemu
Merindukan akan belaian mu

Kasih sayang mu selalu ku rindukan
Engkau selalu hadir dalam mimpi ku
Mimpi yang begitu nyata bagiku
Mengiginkan engkau untuk kembali

Aku selalu mengharapkan engkau hadir
Menemani aku setiap hari
Menemani masa pertumbuhan ku

Untuk tumbuh menjadi besar
Tampa engkau di sisiku
Tampa engkau yang menemani Hari-hari ku
Puisi Oleh (Niki Ayu Anggini)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Untuk Ayah Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-untuk-ayah-terbaru.html 

Kumpulan Puisi Keindahan Alam Terbaru

Alam indonesia sangat kaya dengan panorama alam yang melimpah, dan alam kita semakin rusak karena adanya tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dengan Mengeksploitasinya secara yang berlebihan. Alam kita harus kita jaga Ekosistemnya supaya tidak berdampak terhadap kelangsungan kehidupan Alam. Mari kita lestarikan alam kita ini bersama.


Dengan membaca puisi tentang alam tersebut kita bisa memetik sebuah hikmah tentang bagimana pentingnya kita untuk menjaga keseimbangan Ekosistem alam kita yang telah mulai rusak akibat Eksploitasi yang terlalu berlebihan oleh kerja manusia yang tidak bertanggung jawab. Berikut di bawah ini Kumpulan Puisi Keindahan Alam Terbaru.

Sabda Bumi

Belum tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap Jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi.
(Puisi Tampa Nama)

Permainya Desaku

Padi mulai menguning
Mentari menyambut datangya pagi
Ayam berkokok bersahutan
Petani bersiap hendak kesawah

Padi yang hijau
Siap untuk di panen
Petani bersukaria
Beramai-ramai memotong padi

Gemercik air sungai
Begitu beningnya
Bagaikan zamrud Khatulistiwa
Itulah alam desaku yang permai.
(Puisi Tampa Nama)

Bencana Melandaku

Lewat suara gemuruh di iringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan asli terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Kau Lalap habis aku kehilangan segalanya

Mata dunia Terpengarah menatap heran
Memang kejadian begitu dasyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya Nurani

Tuhan... Mengapa semua ini terjadi..!
Mungkin kami telah banyak Mengingkari mu
Mungkin kami terlalu bangga dengan salah dan Dosa-dosa
Ya... Tuhan ampunilah kami dalam segala dosa.
(Puisi Tampa Nama)


Alam

Ku buka mata
Cahaya pagi menembus kaca jendela
Semerbak mawar merah dan putih merekah
Ku buka jendela
Ku hirup udara nan segar.

Melihat kabut tebal yang masih menyelimuti bumi
Setetes embun membasahi daun
Kicauan indah terdengar di telinga
Angin menembus halus menembus kulit

Ku lihat awan seputih melati
Dan langit sebiru lautan samudra
Kini ku siap menghadapi hari yang baru
Dan indahnya Bumi.
Puisi dari (Vino Tritambayong)

Alam Di Lembah Semesta

Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahayanya menusuk citra

Pahatan gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zambrud
Tinggi dan tajam

Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah snubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di Selah Kaki-kaki mengejek Karya-karyanya

Di manakah aku berada...?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Tebarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
Serasa bertualang di negeri tak bertuan
Puisi dari (Ardian H)

Tanah Airku

Angin berdeir di pantai
Burung berkicau dengan merdu
Embun pagi membasahi Rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawah yang menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Di sanalah aku di lahirkan dan di besarkan
Di sanlah aku menutup mata
Ooooh... Tanah airku tercinta
Indonesia jaya.
Puisi dari (Haris Rahmat Nugraha)

Indahnya Alam Negri Ini

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari yang baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Ku pejamkan mataku sejenak
Ku rentangkan tanganku sejenak
Sejuk, Tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, Kita harus menjaganya
Agar keindahanya takkan pernah Sima.
Puisi dari (Ronny Maharianto)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Keindahan Alam Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-keindahan-alam-terbaru.html

Puisi Untuk Guru Dan Pendidikan Terbaru

Yang namanya pendidikan tidaklah terlepas dari namanya seorang guru, Karena seorang guru bisa mendidik kita menjadi seorang yang lebih berarti di masyarakat hingga mereka menjadi yang terbaik. Akan tetapi seorang guru tidaklah menginginkan tanda jasa kepada orang yang pernah di Didik oleh seorang guru, Dan guru ini adalah sosok yang di Gugu dan di tiru, Karena seorang guru bisa mendidik seseorang contohnya saya seorang yang bisa berguna bagi bangsa dan negara juga buat pengunjung karya mandau blogspot.


Seharusnya Para pemerintah memperhatikan dan dengan nasip mereka yang berada di pelosok negri sana karena mareka iklas untuk di tempatkan pada daerah pelosok tersebut. Dan saya sebagai seorang murid yang hanya bisa mengucapkan banyak berterimakasih. Yuk lansung saja kita baca Puisi Untuk Guru Dan Pendidikan Terbaru berikut di bawah ini.

Terimakasih Guruku

Guru...

Kaulah pembimbingku
Kaulah pengajarku
Kaulah pendidikku 

Guru..

Itulah julukanmu
Yang tak pernah bosan dalam
Mengajar dan membimbingku

Guru....

Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa dari segala gelap dunia
Kau adalah setetes embun yang menyejukan hati

Guru...

Engkau adalah pahlawan yang tak mengharapkan balasan
Dari segala yang kau lakukan
Kau lakukan dengan rasa ikhlas

Guru....

Tampamu aku akan hancur
Tampamu aku akan sengsara
Tampamu aku akan sesat

Guru...

Tampamu aku tidak bisa menulis
Tampamu aku tidak bisa membaca
Tampamu aku tidak bisa berhitung

Guru...

Terimakasih ku ucapkan kepadamu
Atas segala Jasa-jasa yang kau berikan
Selama aku belajar di sekolah ini.

Puisi Oleh (Anggota Nurul Taeyeon)

Guruku Pahlawanku

Andai kata matahari tiada
Dunia akan beku dan bisu
Pelangi tiada akan pernah terpancar
Kehidupan tiada akan pernah terlaksana
Disaat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang tampak dari Sudut-sudut bibirmu
Dan Gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari Jalan-jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa depan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sima di terpa angin usia

Guru....
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu 
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang nama warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tentang kata yang harus di baca
Engkau membuat hidup kami begitu berarti

Guru....
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua Jasa-jasa mu
Maafkan kami bila membuatmu keceawa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih Guru ku, Engkau pahlawan ku.

Puisi Oleh (Upee)

Guru

Guru...
Engkau membimbing ku setiap hari
Setiap waktu dan setiap saat
Hatimu sungguh mulia
Engkau adalah orang tua ku yang tak terlupakan dalam hidup ku

Setiap hari
Kau curahkan limu
Untuk bekalku nanti
Engkau adalah patriot pahlawan bangsa

Terimakasih guru ku
Karna engkaulah aku menjadi pintar
Engkau ku sebut
Pahlawan tampa tanda Jasa

Puisi oleh (Zaneta NAJ)

Di Antara Dua

Diantara dua aku harus memilih
Engkau satu baik atau buruk
Aku tak bisa berdiri diantara keduanya
Dan aku menentukanya

Di Antara dua Aku harus masuk
Engkau satu mudah atau sulit
Aku tak bisa bergelut di antara keduanya
Dan aku meratapinya

Di Antara dua aku harus berjuang
Entah satu manis atau pahit
Aku tak berhenti meraih
Dan aku tak ingin kalah

Majulah Terus Siswa Indonesia

Dengar, dengar, Dengarlah isi tulisan ini
Hanya kepadamu harapanku sandarkan
Hanya kepadamu Cita-cita di pertaruhkan
Tak ada Sesuatu yang tak mungkin bagimu
Bangkitlah melawan harus yang terus mendera
Kuasailah dirimu dengan sikap optimis
Paculah laju kudamu Sekencangg-kencangnya
Lawanlah bebuatan terjal yang mengusik di jalanan
Ingat, engkau adalah harapan, Engkau adalah masa depan
Masa depan ada di tangan mu
Harapan terpendam ada di pundak mu
Nasip bangsa mu yang menentukan 

Pahlawan Tampa Jasa

Pahlawan tampa tanda jasa
Adalah guru
Yang mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan tulus dan sabar
Denyumanmu memberikan semangat untuk kami
Menyonsong masa depan yang lebih baik
Setitik peluh mu
Menandakan sebuah perjuangan yang sangat besar
Untuk Murut-muritnya
Terimakasih Guru
Perjuangan mu sangat berarti bagiku
Tampamu ku takkan tahu tentang dunia ini
Akan selalu ku panjatkan Do'a untuk mu
Terimakasih Guru ku.

Terimakasih guru

Kaulah pembimbingku
Kaulah pengajarku
Kaulah pendidikku
Guru....
Itulah julukan mu
Yang tak pernah bosan dalam
Mengajar dan membimbing ku
Guru....
Tampa dirimu aku akan hancur
Tampa dirimu aku akan sengsara
Tampa dirimu aku akan sesat
Guru ku....
Terimakasih
Atas Segala Jasa-jasa mu.

Pahlawan Pendidikan

Jika dunia kami yang dulu kosong
Tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna hampa, gelap
Tak bisa Apa-apa, Dan tak bisa Kemana-mana
Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan Garis-garis dan kata
Yang dahulu hanya mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karena yang kau mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tentang kata yang harus di baca
Terimakasih guru ku dari hati ku
Untuk semua pejuang pendidikan
Karena pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah nasip kita bisa berubah
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulut ku
Di hari pendidikan Nasional ini
Gempitakanlah selalu jiwa mu
Wahai pejuang pendidikan indonesia.

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Puisi Untuk Guru Dan Pendidikan Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-untuk-guru-dan-pendidikan-terbaru.html

Puisi Ibu Terbaru

Jika kita berbicara tentang ibu, Rasanya hati ingin menangis Karena belum bisa Membahagiakanya seorang ibu kita Yang telah melahirkan kita di dunia ini. Dan seorang ibu yang telah menjaga kita selama 9 bulan dalam masa kandunganya dan mempertaruhkan nyawa sekalipun hingga melahirkan. Seorang ibu memang tidak terhingga Jasa-jasanya Terhadap kita, Juga rasa kasih sayangnya sampai akhir hayat.


Berikut Di bawah ini Puisi-puisi Ibu Terbaru.

Tangisan Mata Ibu

Dalam senyumu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
Tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa memberi harapan baru bagiku

Seonggok cacian selalu menghampiri mu
Secerah hinaan tak peduli bagi mu
Selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
Mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk emas yang kau harapkan dalam kesuksesan ku
Bukan gulungan uang yang kau minta dalam keberhasilan ku
Bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
Tetapi keinginan hati mu membahagiakan ku

Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
Aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku
Puisi dari (Monika Sebentina)

Malaikat Di Dunia

Walau saat ini bukan hari ibu 
Tetapi kan ku ucapkan kata 
I LOVE YOU MAH
Karena engkau pelita dalam kegelapan ku

Dan karna engkau malaikat ku di dunia ini
Kasih mu dan cinta mu, pelukan mu, dekapan mu
Bahkan kemarahan mu...!

Itu semua untuk kebaikan ku
I LOVE YOU MAH
Aku sayang kamu Mama
Sampai kapanpun.
Puisi dari (Nanda La Putra)
 
Jasa Tak Terlupakan

Ibu..

Kau membimbingku selama satu tahun
Kau selalu baik kepada ku, Ketika ku sering marah kepada mu

Ibu....

Kau begitu ceria dan rajin dari pada Guru-guru yang lain
 
Ibu...

Engkau lah yang pintar, Baik, Ramah, Cantik, Juga sopan

Ibu...

Aku telah berbuat salah, Tolong Maafkanlah aku
Dan kekilafan ku

Ibu....

Jika aku lagi sedih kaulah yang menghibur aku
Jika aku lagi kesal kau juga penghibur ku

Ibu...

Terima kasih Atas Jasa-jasa mu jika aku
Masih sempat bertemu dengan ibu
Aku rindu ingin memeluk mu ibu.
Puis dari (Fatma)

Ibu

Ibu kau telah mengandung dalam 9 bulan
Samapai engkau melahirkan ku dengan susah payah
Engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
Engkau juga merawatku tampa rasa lelah
Dan engkau juga merawatku dengan penuh rasa kasih dan sayang

Ibu.., Kau menjagaku berjalan sampai aku bisa berjalan
Engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu... Kau bagaikan malaikat ku
Di kala aku sedih engkau selalu ada tuk menghibur ku

Ibu.. Aku juga merasa engkaulah pahlawan ku
Setiap aku dalam kesusahan engkau selalu ada untuk membantu ku
Ibu... Bekerja keras
Untuk menafkahi ku
Ibu... Terimakasih atas pengorbanan mu
Yang engkau berikan kepada ku
Ibu.....
Puis dari (Richard Fernando Putra Bela) 

Do'a Untuk Ibu

Aku tak tau apa yang harus ku lakukan tampa dia
Dia yang selalu mengerti aku
Dan dia yang tak pernah letih manesehati ku
Dia yang selalu menemani

Dialah ibu
Orang yang selalu menjaga ku
Tampa dia aku merasa tidak hidup di dunia ini
Tampanya aku bukanlah Apa-apa

Aku hanya manusia lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagi ku
Walaupun engkau selalu memarahiku
Aku tahu..
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan engkau peduli padaku

Ya Allah..
Berikanlah kesehatan kepada ibuku
Dan panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku, Atau dia tiada

Terimakasih ibu..
Atas apa yang telah engkau berikan kepadaku
Aku akan selalu menyayangi mu.
Puisi dari (Mutia Fitriyani)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Puisi Ibu Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-ibu-terbaru.html

Puisi Kehidupan Terbaru

Alhamdulillah Karena kita masih di berikan kehidupan dan kesehatan oleh allah SWT Rohani dan jasmani. Kehidupan di dunia ini kita harus senantiasa bersyukur karena kita di berikan tuhan diberikan untuk selalu bersyukur apa yang telah kita raih. Nah sekarang saya berbagi puisi kehidupan buat anda yang sedang mencari tugas atau untuk mengkoleksi puisi dan sebagainya. 


Berikut Puisi Kehidupan Terbaru

Gelisah

Gelap malam penuh kesunyian
Lamunan jauh menerawang ke angkasa
Membuka Pintu-pintu mimpi
Menyibakan Tirai-tirai kegalauan jiwa

Bias keremangan memudarkan kasih
Memutar hati menguak arti ilusi
Memedarkan beribu Warna cahaya
Membayang menjauh dari arah cita

Katak merengek ikut meresah
Menggugah hati kala gelisah
Air hujan menetes berduka
Membasah bumi ikut bersedih

Gema kegundahan kian bertalu
Gemercik air melantun irama nan merdu
menghembus angin membelai lembut
Gemersik suara daunn menghibur
Membangkit menggugah kalbu

Meliuk menari rumput nan ayu
melambai berlahan seolah mengajak
Melepas duka menjemput cinta
Merayu bernyanyi kerinduan
Menyonsong esok akan kebahagiaan.  

Perjalanan

Wanita malam jadi kenangan
Dalam suatu perjalanan
Bola matanya indah menggoda
Memberi rayuan tentang kemesraan

Sungguh mudah kau tawarkan
Ternyata cukup uang recehan
Cuma sekedar untuk membeli jajanan

Pernah Sesekali aku menanyakan
Mengapa tak kau tinggalkan hal sedemikian
Sebab itu kesia-siaan

Tak salah memang kau katakan
Kalau itu saling menguntungkan
Tetapi ada pihak yang di rugikan
Ibu mu yang melahirkan

Bingkai Kehidupan

Masa demi masa berlalu sudah
Kemana jalan kaki melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya memotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Ramadhan sebentar khan tiba
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kekilafan
Mari kita membuat dengan gembira
dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi di isi khalik
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita kedalam surga-nya
Amin.....

Harta Dan Cinta

Jangan kau melihat wajah karena bisa menipu
Jangan pula kau melihat harta Karna bisa hilang
Datanglah kepada orang yang bisa
Membuat mu tersenyum
Membuat mu selalu tertawa
Dan membuat mu merasa dia akan selalu di sampingmu
Melindungi mu dan menyayangi mu

Jangan ku Sia-siakan hidup untuk hari ini
Hidup ini terlampau singkat
Bila di lewatkan bersama pilihan yang salah

Kebahagiaan

Senyumlah...
Andainya senyumu itu..
Bisa menopengi kedukaan,
Karena mu akan lebih derita
Melihatkan wajahmu yang sengsara.

Ketawalah...
Andainya tawa itu,
Mampu mengusir kecewa..!
Karena Titisan luka pasti mengalir
Tampa hati yang mengepam gembira.

Carilah bahagia...
Biarpun sampai kehujung nyawa,
Karena itulah pengobat segala nestapa.

Andainya jasatmu kian longlai..!
Bertonglatkanlah dengan ucapan,..
Tasbih Ilahi dengan penuh harapan,
Karena nyawa mu takkan berkekalan.

Renungan Malam

Malam ini begitu menerawang
Bagaikan gelap tak kunjung terang
Mana kala hati sedang gundah gulana
Menuntun suatu Isyarat untuk memenuhi
Yang di lalui untuk di ketahui.

Mulailah untuk menjadi akhir
Akhirilah untuk memulai yang baru
Dengan tujuan yang pasti
Akan sebuah gapaian yang indah
Naluri yang kita inginkan
Untuk sebuah ilusi
Yang terjadi kelak dalam kelam.

Malam berganti pagi
Memulai dengan lembaran baru
Untuk tujuan yang pasti
Namun terj
adi hal yang telah menghalang
Dengan tujuan pasti
Halangan tak terhiraukan
Dengan jauh melangkah Ku trobosnya
Untuk menuntaskan dunia depan yang jauh.
Puisi : (Boedhoet Keyboard)

Pelabuhan Hidup

Gelap malam yang akan tiba dengan sendirinya
Raga dan ruh mu kan lepas sejenak melayang menjadi mimpi
Kibasan angin gelap merasuk menusuk setiap rongga kehidupan
Perlahan namun sengit menjamahi apa yang ada
Terlupa sudah memory palsu itu
Hanya terlewat takkan abadi
Jiwa murka selalu di tengahi suka
Perangai buruk akan terbentuk.

Kelam berubah
Muram kalah
Suram tak terjemah
Tanda mulai mengatasi
Imaji jadi pasti.

Teori akan menjadi kondisi Sesungguhnya
Terpikir dan terukir di pelipis mata
Hilang sekejab namun akan kembali mengenda.
Puisi : (Dhena Maysar Aslam)

Panorama Kehidupan

Angin bertiup kearah sang penghidupan
Menikmati panorama di pagi hari
Merasakan sejuknya alam yang damai

Para burung mulai keluar dari sarangnya
Berterbangan dan mulai mencari apa yang harus di cari

Awan hitam yang menyelimuti
Kini berubah menjadi awan biru keindahan
Dan menjadi langit yang menabjubkan

Lukisan-lukisan yang menghiasi langit di pagi hari
Menambah kedamaian hati
Dan membuat mata menjadi kagum

Itulah Tuhan
Sang pencipta Abadi
Yang menciptakan segala rupa
Dan menikmati hasil Karyanya tentang
Indahnya panorama kehidupan.
Puisi : (Siti Halimah)

Aku Bisa Memahami Tak Bisa Mengerti

Aku...
Aku berdiri bersandar di tembok ini
Memahami setiap isi bait yang ku temui
Ternyata tak bisa ku mengerti
Hanya bisa melihat dan membacanya.

Aku...
Aku memang jalang dan tak berharga diri
Yang selalu mengusik diri dengan api
Menimba api dengan sayatan mimpi
Aku tercoreng kelembah ini.

Aku..
Aku terlihat menjadi inti diri
Menjadi rapi di hari yang sunyi
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari
Karena api ku padam di tiup sunyi.
Puisi : (Dicky Risman Herlana)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Puisi Kehidupan Terbaru ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-kehidupan-terbaru.html

Puisi Patah Hati Terbaru

Di setiap manusia, Kan pernah mengalami halnya rasa jatuh cinta, Bahkan juga pernah juga menalami rasa patah hati. Bahkan Banyak yang  mengatakan..! Lebih baik sakit Gigi dari pada patah hati karena cinta. Nah sekarang silahkan anda buktikan bahwa sakit hati memang lebih sakit dari pada sakit Gigi. lansung saja buat anda tentunya Puisi patah hati sebagai berikut.

  Puisi Patah Hati Terbaru


Sembilu Menusuk kalbu : Puisi Oleh Arif Ilham

Aku yang di sini terdiam kaku..
Tersentak tampa kata..!
Seakan dunia gelap oleh kabut malam....
Cahaya matahari pun hilang di telannya,
Aku mencintai bukan membenci,.. Namun...!

Ketika ku coba tuk memahami arti cinta yang sebenarnya...
Kenapa hanya lirih luka yang ku dapat..?
Ku coba tuk merajut kembali kapas putih...
Dan ketika rajutan itu akan utuh,,. Kau hancurkan dengan sebuah bambu yang teramat tajam.
Kau Mencabik-cabik seolah tak punya perasaan.

Aku hanya bisa membisu melihatnya..,
Seakan pasrah dengan semua yang kulihat..!
Mungkin ini karena ku mencintai..
Tapi bukan aku yang dicintai...!

Semoga kau berbahagia diatas luka ku ini...
Semoga kau tenang dengan penderitaan hati ku ini..
Sesungguhnya tuhan itu maha melihat,
Mendengar dan merasakan apa yang sedang kurasa ...
Tapi ku yakin tuhan mendengar Do'a ku.

Pesona Bunga Yang Sirna : Puisi dari Erik Hidayat

Tangisan dari harapan,..
Goresan dari ingatan,
Kini menjelma kembali dalam lubuk hati..
Ketika pertama kali aku mengagumi....!
Kepolosan dan ke murnian dari setangkai bunga yang wangi.

Dua musim ku lalui bersamanya dalam ikatan janji,..
Saling menyayangi,.. Siang dan malam ku nikmati,
Seiring dengan warna pelangi....
Wanginya yang khas sentiasa menghiasi,
Dan Hari-hari ku jauh lebih berarti....
Betapa bahagianya hati ini.

Namun seiring dengan waktu yang berlalu...
Rasa sayangku kepada bunga itu berlahan hingga memudar..!
Segala corak dan warna yang dahulu sempat ku kagumi pun seketika sirna,..
Karena dia telah mengkianati janji..
Dan kesetiaan selama ini ku kemas rapih dalam hati..
Sungguh aku tak mengerti,,. Betapa mudahnya dia melepas diri,
Setelah sekian lama aku merawat dan menjaganya sepenuh hati.

Aku tak mampu menahan pedihnya luka ini..!
Hingga akhirnya aku pasrahkan diri dan berjanji,
Tuk meninggalkanya, Rasa tak mungkin..
Dan tak mungkin aku menghirup kembali,
Aroma bunga yang telah tak wangi lagi.....!
Tak mungkin aku bisa menjamah lagi,
Tangkai bunga yang telah di penuhi duri.

Mungkin di suatu saat nanti dia kan mengerti..
Menyesali atas durinya yang telah menyakiti..!
Dan itu pun jika dia masih miliki hti nurani,.
Andai saja Nanti...
Aku menemukan kembali bunga yang wangi...
Ku berharap corak dan warnanya jauh lebih berarti..
Wangi yang selalu abadi di dalam hati.

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel kumpulan puisi sedih ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-patah-hati-terbaru.html

Kumpulan Puisi Rindu

Jika Kita sedang mengalami rasa rindu terhadap seorang yang sangat kita dambakan dan sangat di cintai, Memang sangat menyakitkan, yang penuh rasa ingin bertemu untuk mengobati rasa ingin yang telah lama terpendam. Nah ini kabar baik buat anda karena saya telah publikasikan kumpulan Puisi-puisi rindu di bawah ini sebagai berikut.


Kumpulan Puisi Rindu


Ada Rindu

Kalau saja aku tidak pernah mengenal mu...!
Dan kau pun tak pernah meninggalkan ku..
Mungkin ku takkan pernah tahu apa itu rindu.

Aku rindu cara mu menatp ku...
Aku rindu cara mu membuat ku tersenyum..!
Dan ku rindu semua pada mu.

Ada rindu yang kini bergantung di benak ku.,
Terpatri hanya pada hati mu,
Rinduku pada mu mengalahkan gelisah dan gundah ku...
Aku tak mampu menghapus bayang mu..
Karna tulus mu adalah harmoni hatiku.

Jika saja aku tak pernah mengenal mu 
Mungkin aku takkan pernah tau indah nya pagi...
Indah nya senja, Dan hangat nya mentari.

 Rindu ini Milik Mu

Aku tak pernah membayangkan..
Rasa sayang tumbuh dan subur di dalam hati,
Aku tak pernah berfikir kan begitu tersiksa saat ini...
Engkau telah pergi begitu lama, Terlalu lama....!

Dan ku hanya bisa merasakan tampa mampu mengatakan..,
Sungguh berat memang,,. Tapi apa hendak di kata,
Kenyataan yang pahit dan manis kan hadir di dalam kehidupanku,..

Aku yang belenggu kerinduan dan kesepian yang setiap saat,,.
Dan ku hanya bisa bertanya dan berharap..!
Bilakah kau kan kembali....?

Andaikan ku punya malaikat cinta..!
Kan ku minta kepadanya tuk membisikkan satu kata..!
Rindu ini hanya milik mu.

Mimpi Semalam

Saat gelap kemarin,.. Terselip senyum yang menawan dan indah..
Lama tak nampak...!
Menawan mengambang di sana..
Juga mata purnama,
Senda dan tawa juga masih sama....
Seperti waktu yang dahulu..
Seperti ketika aku berdekatan dengan nya..
Dia aku sebut purnama..,
Dia aku sebut.

Dalam tidur sebelum hari ini,.. Sang mimpi menjemput ku..
Membawa aku bertemu purnama....
Ketika itu purnama bersama mia..
Menjemput ku berlahan hangat,
Dan tak lama aku pulang,..
Aku di antar mimpi di jemput pagi,
Dan dia tak mampu ku sentuh...!

Rasa rinduku

Telah lama kau simpan...
Ternyata ku tak sanggup..
Tak sanggup tak membuka....!
Walau telah ku paksa..!
Di hati ..

Tertulis sebuah kata..
Kata yang seder hana..
Yang mungkin tak bermakna Apa-apa

Hanya satu buah kata...
Dan hanya kata usang...!
Tak berubah hingga petang..
Rindu.....
Ku pejamkan mata ku,
Wajah mu hadir...
Dan kau tersenyum kearah ku.

Terbesit..!
Rasa ingin memburu,.
Mengejar senyumu itu....
Namun semakin jauh..!

Jaga ku terfikir,
Kau hanya mimpi yang sirna..
Dan tak mungkin ku meraih.

Ku simpan rasa ini di ujung resah..!
Dalam hujan saat petang yang basah,,.
Sejumlah doa terbisit di alam mimpi,
Terucap tampa terasa.

Rindu Akan Hadirmu 

Aku kan tetap di sini...
Menunggu sampai akhir nanti..!
Datanglah kepada ku,.
Walau itu hanya bayangan mu,
Luangkanlah waktu mu...
Untuk mengobati rasa sayang ku kepada mu.

Aku ingin bertemu dengan mu...
Walau satu detik pun aku mau,.
Jika kau berada di sini,
Ku kan memeluk dan takkan melepaskan mu..
Karena kamu adalah nafas terindah untuk ku.

Masihkah Akan ku Dengar

Kemana kan ku cari bayangan mu..!
Yang kini berlari dan berlalu..
Di mana jejak langkah kaki mu...?
Yang selalu di dekat ku dahulu,.
Masihkah kan ku dengar suara mu.

Mendengdangkan lagu cinta nan syahdu..
Masihkah kan ku rasa hembusan nafas ku...
Yang Selalu menyentuh penuh rindu,
Akankah ku lihat senyuman mu lagi..!

Yang menghias bentuk Pipi..
Masihkah kan ku tatap indah mata mu,
Yang bersinar dengan penuh kasih untuk ku,..

Mungkin kini semua tinggal mimpi..!
Dan hanya menjadi tinggal memori,.
Di kala sinar kasih mu telah membias...
Tak lagi menjadi pelangi yang menghias.

Sunyi Tampa Mu Di Sini

Ke sunyian menyelimuti..
Hingga tiba sang fajar menyelinapi aku di sini....
Nama mu yang biasa di hati yang telah terukir indah,
Dan terbingkai rapi bersama mu.

Adakah kau di sana merindukan ku..?
Aku yang di sini selalu merindukan mu..
Tak terbatas oleh ruang dan waktu,
Dan adakah rindu ini masih mampu membelai bayangan indah mu..!
Hingga menetes butiran bening air mata di Pipi ku.

Hari, Bulan, Dan tahun terus berganti..
Lekat diri mu tetap di hati,
Aku tau kau kini bukan milik ku lagi...!
Namun cintaku Hanya untuk mu.

Telah ku tata rapi dengan Sayap-sayap cinta, Cinta kita.
Namun Sayap-sayap itu Tak berarti,..
Hanya tinggal kenangan Dan rasa rindu padamu.

Aku mencintai mu dari hati yang paling dalam..
Cinta mu telah terkubur dalam cinta ku..
Cinta ku cinta sejati.

Ketika Pasir Berbisik

Di saat  pasir berbisik..
Dalam terpaan bayu mengusik,
Lirih tapi begitu perih..!
Kasih ku hampa..
Sayangku Sia-sia.

Pengertina ku pun Seolah tak berguna..!
Biarlah... Kalau memang itu yang kau minta.
Dalam luka ku tampak bahagia..
Walaupu pahit hati yang terluka..
Terpaksa ku telan dengan rasa kecewa.

Tentang Rindu

Jika Bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani..!
Kan ku nikmati kesunyian ini,..
Apabila puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini.
Biarlah ku nikmati Kepahitan ini,
Hanya air mata yang tulus, Dari pada tawa penuh dusta.

Semoga kerinduan ini akan berakhir...!
Seiring ku dapatkan kerinduan lain yang lebih bermakna,
Yang bisa membuatku bahagia.

Kerinduan

Walau sejenak bertemu, Bahagia bisa lagi melihatm mu..
Dealam batas kerinduan tak terasa air mata tlah menetes di pipi ku..!
hati yang telah lama mati, terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa yang mati hidup kembali...
Kini ku mengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan takkan terganti.

Sekeras apapun tuk mencoba dan selemah apapun tuk mengingat nya..
Hati yang telah memilih, yang tak bisa di kuasai oleh akal..

Ku sangka telah berhenti berharap..
Dan tak punya Hasrat..
Juga tidak kan lagi melihat yang seindah seperti yang dahulu...,
Saat itu aku tahu bahwa segalanya tidak ada yang berubah..
Hanya perkiraan ku yang salah
Mohon di maafkan kilaf dan salah ku.

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel kumpulan puisi sedih ini. Semoga anda terhibur dan bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-rindu.html

Puisi Persahabatan Kumpulan Terbaru

Sahabat adalah sebahagian yang penting juga dalam kehidupan ini, karena seorang sahabat adalah seorang yang bisa mengerti akan tentang kita. Dan bagi anda yang mempunyai sahabat saya sarankan jangan menyia-nyiakan sahabat, Karena seorang sahabatlah yang bisa mengerti kita dalam susah maupun senang. Nah kita lansung saja membaca puisi persahabatan berikut di bawah ini.

 Puisi Persahabatan 


 Puisi Persahabatan Kumpulan Terbaru  

1. Sahabat Tuk Selamanya

Telah lama kau menemani..,
Langkah kaki di sepanjang perjalanan hidupku,
Kau adalah bagian hidupku...
Dan aku menjadi bagian dari hidupmu.

Kau seperti angin di bawah sayapku,
Sendiri ku takkan seimbang..
Terkadang akupun bertanya....
Apa jadinya bila kamu tak ada di jiwa dan raga ku.

Sahabat...
Jangan kau pergi dari ku.

2. Sahabat ku

Sahabat ku....
Detik-detik perpisahan..
Sudah mulai mendekat..
Apa yang telah kita lalui bersama....
Hanya akan tinggal kenangan.

Sahabat ku..
Dahulu kita selalu bersama.,,
Selalu bercanda tawa,
Walau kadang ada luka....
Dan pertengkaran di antara kita.

Sahabat ku....
Maafkan jika aku pernah..!
Membuatmu tersakiti,
Maafkan jika aku pernah..!
Menyaingi kelebihan mu.

Sahabat ku...
Aku tahu setiap pertemuan, Pasti ada perpisahan..
Pertemuan yang kita lalui adalah hal yang indah untuk ku,
Namun perpisahanya sungguh sangat pedih..

Sahabat ku..
Walau kita akan berpisah,
Walau semua yang kita lalui akan menjadi kenangan...
Namun yakinlah suatu saat kita akan bertemu lagi.

Sahabat ku,
Aku sangat menyayangimu..
Jangan lupakan aku sahabat ku.....
Meski engkau jauh di sana nanti.  

3. Sahabat yang Telah Pergi

Dunia kita tidak lagi sama,
Kau telah berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci,
Dan aku terkujur dalam sepi dan menanti untuk bertemu dirimu lagi..
Namun entah kapan kita bisa bertemu kembali..!
Dan bersama lagi seperti sedia kala.

Aku sangat merindukan diri mu..!
Senyum mu dan canda tawa mu...
Yang selalu mengiasi Hari-hari ku dengan ceria,

Namun.....
Tuhan berkehendak lain..!
Kita berpisah untuk Selama-lamanya..
Hanya sebongkah nisan yang tertulis nama mu,
Dan hatiku berkecamuk tak menentu...

Di dalam ruangan yang kosong dam hampa...
Aku terduduk di bangku yang kau duduki itu......
Hati ku menahan isak dan tangis..!
Dan berderai air mata yang terjatuh berlinangan.

Sahabat ku,
Apakah kau rindu kepada ku..?
Seperti aku yang merindukan mu di sini.....!
Kau selalu mengiasi Hari-hari ku dengan indah..
Kau membuat ku menjadi bahagia seperti dahulu,
Namun mengapa kesedihan ini datang kepad ku.

Sahabat ku....
Seperti apakah dunia mu Saat ini..?
Apakah jauh lebih indah dari dunia mu yang sebelum nya,
Aku hanya selalu berdo'a kepada mu....
Agar kau selalu berbahagia dan tenang di sana,
Dan semoga tuhan selalu menjaga mu.

4. Aku Masih Di Sini Dan Masih Seperti Ini

Aku tak pernah berhenti tuk meyakinkan mu,,,
Bahwa persahabatan ini tidak akan pernah berakhir,
Dari satu titik kita memulainya dan tak bisa berakhir begitu saja....

Persahabatan selamanya yang selalu bersua..
Dimana kasih kita, Di situ persahabatan kita,
Karena persahabatan ini hanya karena kasih yang setia.

Tapi......
Kamu pergi,. Dan kamu berubah kini, Kamu tidak seperti dulu lagi,..
Tidak seperti janji kasih persahabatan ini.

Walau begini sampai hari ini..
aku masih di sini seperti ini...
Menunggu mu untuk menjadi sahabat kembali,.
Masih di sini, Masih begini menunggu mu menjadi yang dulu lagi...
Menunggu mu untuk memulai hari yang awal kembali.   

5. Maaf Kan Aku Sahabat

Mungkin semua yang ku perbuat..
Membuat mu marah dan benci..!
Tak pernah terfikir oleh ku....
Kalau kalian akan membenci ku,
Dan meninggalkan ku seorang diri...

Semua kenangan yang pernah ada,
Sayang yang pernah berbagi..
Kita berubah menjadi permusuhan.....
Yang tak ada artinya.

Maaf kan aku sahabat....!
Yang telah melukai mu,,
Maafkanlah aku...
Yang tak bisa menjaga persahabatan kita.

Tapi....
Kalian kan selalu di hati ku,.
Selamanya kalian kan tetap sahabat ku..
Tulus maaf dari ku sahabat,,.
Yang selama ini tak mampu,
mengucapkan maaf pada mu.

Sekian terimakasih anda telah membaca artikel tentang  Puisi Persahabatan Kumpulan Terbaru ini, Semoga bermanfaat dan bahagia hingga akhir hayat salam saya http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/puisi-persahabatan-kumpulan-terbaru.html

Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru

Manusia pasti pernah mengalami Yang namanya perpisahan, Di karenakan adanya pertemuan, Dan pasti ada perpisahan Karena keduanya sangat Perkesinambungan, Didalam puisi perpisahan yang di bawah ini terdiri dari berbagai Macam-macam puisi perpisahan diantaranya puisi perpisahan dengan Sahabat, Kekasih, Dan karena itu tidak memperlama Berikut di bawah ini Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru.

Puisi Perpisahan


Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru

1. Dia Telah Pergi

Mengapa..?
Mengapa aku harus kehilangan dia untuk kedua kalinya...
Aku tak mengerti..
Hatiku remuk, retak dan hancur....
Dahulu hatiku selalu senang saat bersamanya..
Hilang sudah harapanku..
Dia telah pergi..
Dia pergi takkan pernah kembali.

Aku harus mengiklaskanya....
Tetapi tak mudah rasanya..

Air mataku terus mengalir yang membasahi pipi..
Aku berfikir ingin untuk menyusulnya...
Karena dia,.. aku merasa kehilangan jati diri ku..
Aku hanya bisa menangis dan menangisinya...,
Menjerit dan rasa penyesalan yang mendalam,,.
Mengapa aku tak menyatakan perasaanku ke padanya..!
Sekarang di depanku hanya hanya raga tampa nyawa....

Dia telah pergi meninggalkan ku,.. Hanya itu ucapanku...
Ingin ku ungkapkan kerasaanku kepadanya..
Aku mencintai nya.

2. Puisi Terakhir

Senyum yang indah kini melemah..
Sayap kananku telah patah....
Hati meluap penuh Nanah...
Terlulai jatuh di tanah.

Pernah aku ingin benar kepadamu.....
Kita berpeluk ciuman tampa jemu...
Berharap hati darimu, Kulihat Anak-anak ku..
Tapi sayang itu dahulu.

Pola hidupmu buatku getir..
Kesetiaanku kau sambarkan petir,
Anggap saja semua telah jadi pasir...
Kepadamu ini puisi Terakhir.

3. Perpisahan Yang Takku Inginkan

Puisi tampa nama..!
Terdiam merenung sendu,..
Aku bersenandung rindu..
Terbayang perjalanan waktu....
Sebuah kisah masa lalu.

Tiada lagi nyanyian surga,,,.
Tiada lagi penghibur lara..
Tiada lagi damai didalam jiwa....
Hanya ada bintang yang pnuh derita,
Dan langit yang kian terluka,,.
Seakan-akan hendak berkata......
Inilah nafas kehidupanku.

Senyuman pun kian membeku,
Dalam dindingnya gelap hitam malam..
Tangisan pun kian melarut pilu.....
dalam harunya lautan malam,,
Seakan hendak bercerita..
Inilah jejak yang harus ku tempuh.

Sanggubkah ku malalui badai angin pasir rindu,
Snggubkah ku melupakan indahnya sejuta pesona mimpi...
Sanggubkah ku langkahkan kaki melewati panas inti bumi..
Sanggubkah ku benamkan diriku kedalam lautan kelam......
Sanggubkah ku bertahan dalam dinginya henbusan angin salju.

Hanya ada satu jawaban hati,
Akan ku lalui dan ku jalani dengan kasih murni setulus hati.

4. Hal perpisahan ini

Mata yang Berkaca-kaca,
Jantung yang berdetak-detuk tak menetu..
pikiran melayang-layang...
Itulah terpaan gemuruh rasa dalam hatiku,
Yang menemani saatku telah terpisah darimu.

Waktu inilah adalah saat waktu yang menyiksa,
menyiksa dirimu dan diriku..
Waktu yang terasa lambat berputar,
Berputar tuk berjalan melalui hari demi hari yang kan tiba lalui..
Waktu dimana kita tak bersama-sama lagi.

Kini semua hanya tinggal kenangan,
Kenangan indah yang telah kita lalui..
Canda tawa, Sedih, Kesal, Khawtir, Dan rasa takut terpisahkan.....
Itulah perasaan yang menggumuli hati kita selama ini, dan 
Rasa takut itu kini telah menjadi kenyataan.

Aku mengerti kau begitu sakit saat ini,
Terpisah dan terpenjara sepi di sana...
Namun ketahuilah kasih..!
Diri ini jauh lebih sakit merasakan semua ini.

Aku bingung dan tidak tahu harus bagai mana,
Banyak hal yang tidak dapat ku katakan dan ku jelaskan,,.
Banyak hal yang tak kau mengerti naksud hati dan semua ini...!
Maafkanlah..... Cobalah untuk mengerti dan memahami,
Ambil hikmah dari semua ini..
Jauhkan rasa dendam dan benci, Aku mohon........
Yakin dan percayalah Semua ini kan ada hikmahnya.

Ketahuilah haiii kekasihku...
Aku takkan lupa dan tak akan pernah bisa...!
Tentang apa yang harus memisahkan kita, 
Kenanglah kasih.....
Semua ini adalah hal perpisahan yang ter Abadi,
Cinta sejati bukan berarti memiliki.

5.Untuk Sahabatku

Hai sahabat,.. Waktu telah mengantar kita pada suatu titik pemahaman,
Bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi..!

Kini saatnya kita harus berjalan sendiri,..
Melangkah mengikuti takdir yang telah di gariskan,
Dalam ruang dan waktu yang berbeda....
ketika kebersamaan menjadi langka,
Ketika canda dan tawa begitu berharga.

Hai sahabat... Semoga waktu tidak membuat kita lupa..
Bahwa kita pernah ada..!
Pernah punya cerita,
Sahabatku.... Abadilah tercipta lebih dari cinta.

Sekian terimakasih anda telah membaca artikel tentang Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru ini, Semoga bermanfaat dan bahagia hingga akhir hayat salam saya http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-romantis-terbaru.html 

Kumpulan Puisi Romantis Terbaru

Di dunia ini pasti banyak Orang-orang yang mendambakan suatu keromantisan. Apakah itu status yang namanya berpacaran maupun yang berstatus telah menikah. Karena dengan keromantisan ini pasangan anda akan rerasa lebih nyaman dan tenang apabila anda berada di sampingnya. Seperti yang tertulis diatas bagi cowok yang romantis maupun wanita yang tidak bisa melakukan hal yang romantis, Dan saya akan berbagi buat anda agar  pasangan anda senang apabila dengan anda.

 Kumpulan Puisi Romantis


Berikut di bawah ini Kumpulan Puisi Romantis Terbaru.

1. Ingin Bersamamu 

Tak ada rasa untuk ingin melupakanmu...
Apalagi membencimu..
Sekian masa sekian cerita yang telah Tercipta....
Suka dan duka kita bersama.

Benar sungguh berat untuk melupakan......
Sangat tak mungkin untuk membenci...
Karena kau sangat berkesan..
Karena kau sangat ku dambakan.

Percayalah Wahai kasihku..
Hanya satu kau kekasihku....
Dan satu ingin ku...
Hidup bersamamu untuk selamanya.

2. Cinta Sejati

Ku bangun istana cinta diatas setiaku..
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku...
Ku hiasi semuanya dengan keihklasanku.,.
Ku rawat keteguhanya dengan ketulusanku......
Ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku.

Andai takdir tak meranggut mu..
Andai ku bisa menjaga keabadian hidup mu....
Aku bukan tuhan yang maha mampu.,

Mengendalikan semua yang ku mau....
Aku juga bukan malaikat penjagamu,,.
Yang selalu menemanimu sepanjang waktu,.

Aku hanya kasih dalam hatimu....
Cinta dalam hidup mu..
Rindu dalam nafas mu....
yang tetap hidup dalam sanubari mu.
 
3. Mencintai Itu Bukan Berarti Memiliki

Aku mencintaimu..
Seandainya dirimu tiada yang lain.....
Namamu indah terpahat didalam hati ini...

Aku mencintaimu...
Bersama kerinduan yang tiada bertepi..,
Dari pagi yang indah hingga malam yang kelam.....
Yang nyaman tiada terhitung rindu ini..

Aku mencintaimu...
Dari segala kelebihanmu..
Dari segala kekuranganmu.....

Aku mencintai mu..
Tiada yang dapat ku persembahkan..
Tiada kata berkias seindah rembulan malam...
Tiada kata berkias seindah terbitnya mentari.

Aku mencintai mu..
Tampa mengharap diri mu...
Menjadi milik ku abadi.,
Karena aku mencintaimu dengan,,!
Hati yang paling iklas,.. Hanya kepada mu sayang...
Karena ku tahu..

Mencintai itu bukan berarti memiliki.....
Dan semoga cintaku akan setia hanya kepada mu..

4. Selamat Pagi Cintaku

Semoga hari ini...
Hatimu secerah hari ini..
Secerah matahari bersinar......
Langkah yang kau tapak selalu membawa kebahagiaan...

Biarkan musim berganti.....
Tinggalkan kesan yang mendalam..
Tak mudah di lupakan dari mata jernih mu yang berkaca...

Lihat aku...
Yang selalu bisa membaca pikiranmu
mengisi jiwa mu..
Menyapamu menghias Hari-harimu.

Lihat senyumku...
Dengarkan suaraku..
Akan teduhkan jiwamu.....
Karena aku mencintaimu dengan ketulusan hati ku.

5. Iklas Kasihmu Terpancar Dari Matamu

Tidak pernah ku menduga akan mengenali mu.....
Engkau membawa seribu Sinar di kelam hatiku..
Terbalu luka hati yang penuh dengan penderitaan...
Terucap kata kasih iklas dari mu.

Aku bagaikan Awang-awangan..
Keluh lidah tiada terkata...
Bila matamu merenungku dengan senyuman manja....
Hatiku berkata,. Aku telah jatuh cinta kepada mu.

Kau berkata jatuh cinta kepadaku...
Terasa bergetar hati ku..
Perasaan indah membelai jiawa.....
Telaga kalbu yang Terluka kembali bahagia.

Jalan yang berbatu penuh dengan penderitaan...
Terasa sima semuanya..
Kau berjanji akan bersama walaupun terpaksa,
Bersama-sama menempuh Duri-duri kehidupan.....

Ada satu yang harus aku sadari.....
Penderitaan hati ini tiada benci lagi...
Yang ada kini cinta dan rasa kasih sayang kepadanya..
karena..?
Iklas kasih mu Terpancar dari matamu..
Saat ini ku merindukan mu.

Sekian terimakasih anda telah membaca artikel tentang Kumpulan Puisi Romantis Terbaru ini, Semoga bermanfaat dan bahagia hingga akhir hayat salam saya http://karya-mandau.blogspot.com/2013/01/kumpulan-puisi-romantis-terbaru.html